Friday, July 2, 2010

Ruang Lingkup Pendidikan Kesehatan

1) Sasaran Pendidikan Kesehatan
a) Pendidikan kesehatan individual dengan sasaran individu
Metode pendidikan individual pada pendidikan kesehatan digunakan untuk membina perilaku baru serta membina perilaku individu yang mulai tertarik pada perubahan perilaku sebagai inovasi. Metode pendidikan individual yang biasa digunakan adalah bimbingan dan penyuluhan, konsultasi pribadi, sera wawancara.
b) Pendidikan kesehatan kelompok dengan sasaran kelompok
Metode pendidikan kelompok dapat dibagi kedalam kategori kelompok kecil yang beranggotakan kurang dari lima belas orang dan kelompok besar yang beranggotakan lebih dari lima belas orang. Pada kelompok kecil metode pendidikan dapat digunakan seperti diskusi kelompok, curah gagas/ide, permainan peran, simulasi dan demonstrasi. Pada kelompok besar dapat digunakan metode pendidikan seperti ceramah, seminar, symposium dan forum panel.
c) Pendidikan kesehatan massa/masyarakat dengan sasaran massa
Metode pendidikan massa digunakan pada sasaran yang bersifat masal/umum dan tidak membedakan sasaran dari umr, jenis kelamin, pekerjaan, status sosial ekonomi, tingkat pendidikan. Pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode pendidikan massa tidak dapat diharapkan sampai pada terjadinya perubahan perilaku, namun mungkin sampai pada tahap sadar. Dalam pelaksanaannya digunakan media massa seperti media elektronik (TV, radio), media cetak (surat kabar, majalah). Beberapa bentuk metode pendidikan masa adalah ceramah umum, pidato, simulasi, artikel di majalah, film cerita dan papan reklame.
2) Tempat Pelaksanaan Pendidikan Kesehatan
Pendidikan kesehatan dapat berlangsung diberbagai tempat sehingga dengan sendirinya sasaranya juga berbeda. Misalnya :
a) Pendidikan kesehatan di sekolah, dilakukan di sekolah dengan sasaran murid, yang pelaksanaannya diintegrasikan dalam upaya kesehatan sekolah (UKS).
b) Pendidikan kesehatan di pelayanan kesehatan, dilakukan di Pusat Kesehatan Masyarakat, Balai Kesehatan, Rumah Sakit Umum maupun Khusus dengan sasaran pasien dan keluarga pasien.
c) Pendidikan kesehatan di tempat-tempat kerja dengan sasaran buruh atau karyawan.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment